0274 – 869774 smanpandowo@gmail.com

Pada hari ini, telah dilaksanakan kegiatan pemanfaatan Canva sebagai media pembelajaran sejarah bagi siswa kelas XI SMAN 2 Sleman. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta yang bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran sejarah melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan belajar mengajar ini berlangsung dikelas XI Arjuna dan dikelas XI Yudhistira pada bulan September 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar bagi mahasiswa, tetapi juga diintegrasikan secara langsung dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).  Kegiatan dilaksanakan dengan memanfaatkan Canva sebagai media visual dalam penyampaian materi sejarah. Canva digunakan untuk mengembangkan materi yang sebelumnya disajikan dalam bentuk teks menjadi lebih terstruktur melalui kombinasi teks, gambar, ilustrasi, ikon, infografis, peta konsep, dan timeline. Pemanfaatan media tersebut dilakukan untuk membantu siswa memahami materi sejarah secara lebih sistematis serta memberikan variasi dalam proses pembelajaran agar tidak hanya berfokus pada metode ceramah dan pencatatan materi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi pemilihan materi sejarah, penyusunan materi, pemilihan desain, serta pembuatan media menggunakan Canva. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan, media Canva digunakan untuk menyampaikan materi kepada siswa melalui presentasi di dalam kelas. Tahap evaluasi dilakukan dengan mengamati respons, perhatian, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan berlangsung, penggunaan Canva memberikan variasi dalam penyampaian materi sejarah. Tampilan visual yang sistematis membantu siswa mengikuti alur pembelajaran dan memahami informasi penting yang disampaikan. Selain digunakan sebagai media presentasi, Canva juga dapat digunakan untuk melibatkan siswa secara langsung, misalnya melalui kegiatan membuat infografis, poster, atau rangkuman visual mengenai suatu peristiwa sejarah. Kegiatan tersebut dapat mendorong siswa untuk mengolah informasi, berpikir kreatif, bekerja sama, dan menyampaikan hasil pemahamannya.

Meskipun demikian, pemanfaatan Canva memiliki beberapa kendala, terutama kebutuhan perangkat dan akses internet yang memadai apabila siswa terlibat langsung dalam pembuatan desain. Oleh karena itu, penggunaan Canva perlu disesuaikan dengan kondisi sekolah, fasilitas yang tersedia, kemampuan siswa, serta tujuan pembelajaran. Desain yang digunakan juga perlu dibuat sederhana, jelas, dan relevan agar tidak mengganggu konsentrasi siswa.

Dengan demikian, kegiatan pemanfaatan Canva sebagai media pembelajaran sejarah dapat menjadi salah satu alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, terstruktur, dan interaktif. Canva dapat berfungsi sebagai media pendukung yang dipadukan dengan strategi pembelajaran yang sesuai sehingga proses pembelajaran sejarah menjadi lebih relevan dengan perkembangan teknologi digital.

Nalika Nasya Julika, 23040330098

Pendidikan Sejarah – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik