0274 – 869774 smanpandowo@gmail.com

SLEMAN — Pembelajaran bahasa Prancis di kelas XI Werkudara SMA Negeri 2 Sleman dikemas melalui aktivitas yang mendorong siswa untuk tidak hanya mempelajari bahasa, tetapi juga menggunakannya secara langsung. Salah satunya dilakukan melalui proyek video dialog sebagai bagian dari pembelajaran Production Orale atau keterampilan berbahasa Prancis secara lisan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Praktik Kependidikan dengan melibatkan siswa dalam penyusunan, latihan, dan perekaman dialog bahasa Prancis secara berpasangan atau berkelompok. Melalui proyek ini, siswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan ungkapan dan kosakata yang telah dipelajari dalam situasi komunikasi sederhana.

Dari Materi Kelas Menjadi Percakapan

Proyek video dialog berfokus pada materi sederhana tentang cara menanyakan dan menyebutkan nama dalam bahasa Prancis. Siswa mempraktikkan ungkapan “Comment tu t’appelles ?” dan “Je m’appelle…” melalui percakapan bersama teman. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyusunan dialog, latihan, hingga perekaman video. Tahapan tersebut memberikan ruang kepada siswa untuk mempersiapkan penggunaan bahasa sebelum menghasilkan video akhir. Bagi pembelajaran Production Orale, proses tersebut penting karena kemampuan berbahasa tidak cukup diperoleh melalui hafalan kosakata atau latihan tertulis. Siswa juga perlu mendapatkan kesempatan untuk menggunakan bahasa secara lisan dalam konteks komunikasi.

Tidak Sekadar Menghafal Bahasa Prancis

Saat membuat video, siswa berlatih beberapa aspek keterampilan berbicara, mulai dari pelafalan, intonasi, kelancaran berbicara, hingga penggunaan ungkapan sesuai konteks komunikasi. Siswa juga dapat mengulang dan memperbaiki penyampaian dialog sebelum menghasilkan video akhir. Namun, proses tersebut tetap menghadirkan sejumlah tantangan. Beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam pelafalan, penguasaan dialog, dan kepercayaan diri ketika menggunakan bahasa Prancis secara lisan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa praktik berbicara membutuhkan proses. Proyek video memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan latihan berulang sekaligus memperbaiki penyampaian mereka sebelum hasil akhir direkam.

Belajar Berkomunikasi dan Bekerja Sama

Selain melatih kemampuan berbicara, proyek ini juga mendorong keterlibatan siswa dalam menentukan peran, berlatih bersama, dan melakukan proses perekaman. Pelaksanaan secara berpasangan atau berkelompok membuat siswa terlibat dalam kerja sama selama menyelesaikan tugas. Dengan demikian, video tidak hanya menjadi produk akhir pembelajaran. Proses pembuatannya menjadi bagian dari pengalaman belajar yang memberikan ruang bagi siswa untuk menggunakan bahasa Prancis secara aktif.

Mendukung SDG 4: Pendidikan Bermutu

Pelaksanaan proyek video dialog juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu atau Quality Education. Kegiatan ini mendukung pembelajaran yang aktif dan kontekstual dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, bekerja sama, serta menggunakan pengetahuan bahasa Prancis dalam praktik. Dalam prosesnya, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi terlibat langsung dalam menyusun, mempraktikkan, dan menghasilkan dialog dalam bentuk video. Keterkaitan tersebut sejalan dengan tujuan pembelajaran yang menempatkan kemampuan produksi dan interaksi lisan sebagai bagian penting dalam komunikasi berbahasa.

Video sebagai Alternatif Pembelajaran Bahasa Asing

Proyek video dialog menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Prancis dapat dikembangkan melalui aktivitas yang komunikatif dan kontekstual. Siswa memperoleh pengalaman untuk mempraktikkan bahasa secara langsung sekaligus menghadapi tantangan nyata dalam pelafalan, kelancaran, penguasaan dialog, dan kepercayaan diri. Melalui kegiatan tersebut, proyek video dialog dapat menjadi salah satu alternatif aktivitas pembelajaran Production Orale bagi siswa kelas XI. Selain membantu siswa berlatih berbicara bahasa Prancis, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang melibatkan komunikasi, kerja sama, dan kreativitas.

https://youtu.be/C6x-qm_Lzwo?si=bOOVRP4begwUz_NH

Kontributor: Muhammad Firdaus Faadillah Marsa

Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, Universitas Negeri Yogyakarta